Travelinfo

Te…Sate…! Ini lho 11 sate khas Indonesia yang sebaiknya kamu coba!

sate tegal

Enaknya nggak ketulungan!

sate tegal

 

Salah satu kuliner tradisional Nusantara yang menjadi favorit semua kalangan masyarakat Indonesia adalah sate. Kawan Muda tahu enggak, sate berada diperingkat 14 dari 50 makanan terenak di dunia, lho!

Meskipun sebenarnya jenis makanan yang disajikan dengan tusukan di bagian tengahnya tersebut juga banyak dijumpai di negara lain, tapi ada sesuatu yang ‘khas’ dari sate yang ada di Indonesia.

Nah, setiap daerah di Indonesia memiliki satenya masing-masing, yang bahan dasar beserta bumbu dan cara memasaknya pun beragam. Mungkin Kawan Muda sudah sangat familiar dengan sate ayam atau kambing dengan bumbu kacang dan kecap yang nagih itu.



Kali ini Kita Muda akan mengajak kamu untuk mencecap aneka sate khas dari beberapa wilayah di Indonesia. Kawan Muda sudah siap dibuat ngiler? Yuk, langsung saja kita bedah satu-satu di bawah ini.

1. Sate Madura

via: resepkoki.id

Merupakan sate yang populer dan yang paling sering ditemukan di warung pinggir jalan atau pedagang kaki lima. Sate Madura terbuat dari daging ayam atau kambing yang dihidangkan dengan bumbu kacang atau bumbu kecap, nasi hangat/lontong, dan acar.

2. Sate Padang

via: qraved.com

Sate asli Sumatera Barat ini terbuat dari jeroan sapi atau kambing yang direbus dengan bumbu, lalu dipanggang. Berbeda dengan sate kebanyakan yang menggunakan bumbu kacang, Sate Padang ini menggunakan saus kuah kuning kental dengan rasa kari. Sate ini biasa dimakan dengan tambahan ketupat dan keripik singkong balado pedas.

3. Sate Ponorogo

via: malang.merdeka.com

Sate berikutnya adalah Sate Ponorogo yang tentu saja berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, hehe. Yang menjadi ciri khas sate ini adalah dalam setiap tusuk sate, hanya terdapat satu potong daging ayam yang diiris memanjang. Berbeda kan dengan sate pada umumnya yang satu tusuk terdiri atas 5 potong daging?

4. Sate Tegal

sate tegal
via: goodindonesianfood.com

Ciri khas sate ini adalah penggunaan kambing muda yang berumur di bawah lima bulan. Oleh karena itu, sate ini juga disebut dengan sate balibul alias baru lima bulan. Satu tusuk Sate Tegal terdiri atas dua potong daging, satu potong lemak dan satu lagi potongan daging. Sate Tegal disajikan dengan kecap manis yang diencerkan dengan air panas, ditambah irisan cabai, bawang merah, tomat hijau, dan nasi putih, dengan taburan bawang goreng.

5. Sate Ambal

via: tokomesin.com

Sate yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah ini terbuat dari daging ayam kampung. Sebelum dibakar nih, daging ayam kampung direndam dalam bumbu selama dua jam. Jadi bisa dibayangin kan bumbunya yang meresap? Nah, keunikan dari Sate Ambal adalah bumbunya yang terbuat dari tempe tumbuk yang dicampur cabe dan rempah-rempah lain. Sudah ada yang pernah mencobanya?

6. Sate Blora

via: infomakan.com

Sate Blora juga berbahan dasar dari daging dan kulit ayam ini, tapi lebih kecil dari sate lainnya. Sate blora biasanya disajikan dengan bumbu kacang, nasi, dan sup dari santan.

7. Sate Banjar

via: boombastis.com

Ini adalah sate yang populer di Banjarmasin. Bahan dasarnya adalah daging ayam tapi bagian paha saja. Daging ayam tersebut kemudian di fillet dan dilumuri bumbu terlebih dahulu sebelum dipanggang. Sate Banjar biasanya disajikan dengan bumbu kacang dan ketupat.

8. Sate Buntel

via: dentistvschef.wordpress.com

Sate khas Kota Solo atau Surakarta, Jawa Tengah  terbuat dari cincangan daging sapi atau kambing (terutama bagian perut atau iga). Daging kemudian dibungkus selaput membran daging (lemak) dan dililitkan membungkus tusukan bambu. Setelah dipanggang di atas bara arang, sate ini kemudian dipisahkan dari tusuknya, diiris-iris, lalu disajikan dengan kecap manis dan merica.

9. Sate Lilit

via: bisnisukm.com

Sate khas Bali ini bahan dasarnya bisa macam-macam, bisa daging sapi, ayam, ikan, babi, atau kura-kura yang dicincang. Sama seperti sate buntel, sate lilit tidak disajikan dengan ditusuk-tusuk per buah. Bahan dasar sate lilit akan dicincang halus lalu dicampur kelapa parut santan kental, jeruk nipis, bawang merah, dan merica. Kemudian dibungkus melilit dengan tusukan bambu pipih, batang tebu, atau batang serai, lalu dipanggang di atas bara arang.

10. Sate Pusut

via: ceritareena.blogspot.com

Kalau yang satu ini berasal dari tetangganya Bali alias Lombok. Sama dengan sate lilit, sate ini terbuat dari campuran daging cincang (sapi, ayam, atau ikan), kelapa parut, dan bumbu tanpa campuran santan kental. Adonan ini kemudian dililitkan di tusukan tusukan dan dipanggang dengan bara arang.

11. Sate Maranggi

via: desaparakansalam.blogspot.co.id

Sate khas selanjutnya adalah Sate Maranggi yang bisa ditemukan di Purwakarta, Cianjur, dan Bandung, Jawa Barat. Sate ini terbuat dari daging ayam, sapi dan kambing. Bumbu sate ini dibuat dari bumbu khusus, yaitu pucuk bunga kecombrang dan tepung ketan. Sate ini dihidangkan dengan ketan (jadah) atau nasi putih.


BACA JUGA : 10 kuliner mblusuk yang paling dicari dan digandrungi traveler di Yogyakarta. Wiskul, yuk!


Bagaimana, sudah pada ngiler setelah membacanya? Hehe

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top