Teknologi

Hindari Malware Berbahaya di Android Dengan 4 Cara Ini

Mazar, malware yang mampu hapus data smartphone lewat SMS (Foto: PhoneArena)

 

Liputan6.com, Bandung – Layaknya manusia, smartphone Android pun bisa ‘sakit’ bilamana dijangkiti malware yang secara tak sengaja ketika kamu mengunduh aplikasi pihak ketiga yang tak jelas.

Tanpa sepengetahuan kamu, malware yang tertanam di smartphone akhirnya memberikan akses tanpa batas kepada pembuatnya untuk mengeksploitasi perangkat kamu.

Lalu bagaimana cara mengantisipasi hal tersebut menimpa kamu? Berikut adalah beberapa tips yang tim Tekno Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber untuk kamu coba.1. Perhatikan Akses Permission Aplikasi

Hanya karena diunduh dari Google Play Store bukan berarti aplikasi tersebut aman dari malware atau spyware. Karena mudahnya ‘memajang’ hasil karya aplikasi di Google Play Store, tak sedikit pengembang aplikasi nakal memanfaatkan hal tersebut dengan menanamkan malware dan spyware.

 

Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus teliti saat memberikan access permission saat menginstal aplikasi. Jika terdapat permintaan izin ke tool yang mencurigakan, ada baiknya kamu tidak meneruskan proses instal aplikasi tersebut.

2. Update Versi Antivirus Terkini

Memasang antivirus di perangkat Android merupakan hal terpenting lainnya yang wajib kamu lakukan. Perlu diingat, untuk selalu menggunakan antivirus yang meluncurkan update secara berkala.

Dengan ribuan aplikasi antivirus yang ada di Google Play Store, maka yang paling tepat untuk kamu? Pilihan terbaik adalah untuk selalu menggunakan antivirus buatan vendor ternama seperti AVG, Avast, Norton, atau Kaspersky.

Jangan coba-coba untuk mengunduh aplikasi antivirus gratisan, selain rentan masalah, aplikasi tersebut biasanya sudah tertanam malware dan spyware yang berbahaya.

1 dari 2 halaman

Jangan akses WiFi publik tak dikenal

3. Hati-hati Saat Akses WiFi Publik

Siapa sih yang tak tergoda dengan akses internet gratis? Semua orang pasti akan tergoda. Perlu diingat, WiFi gratis yang ada dipublik sering digunakan oleh peretas untuk masuk ke dalam perangkat. Pastikan koneksi publik tersebut aman dan memang benar-benar ditawarkan oleh penyedia layanan yang terpercaya.

4. Update Sistem Operasi Anda

Tak hanya sebatas install aplikasi antivirus, usahakan untuk memperbarui versi sistem Android kamu. Selain mengoptimalkan fungsi perangkat, update versi ini sering menyertakan perbaikan bugs di dalamnya.

Selamat mencoba!

(Msu/Ysl)

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top