Health

Gunakan Virtual Reality, Ilmuwan Latih Lansia Agar Tak Mudah Jatuh

detik

Ilustrasi lansia (Foto: thinkstock)

Tel Aviv, Seiring bertambahnya usia keseimbangan tubuh seseorang bisa berkurang. Oleh karena itu para lansia banyak yang memakai tongkat karena lebih mudah jatuh yang bisa berujung pada patah tulang, nyeri, sulit duduk, dan bahkan tidak bisa bergerak lumpuh.

Untuk mengatasinya maka ahli menyarankan agar para lansia menjaga kesehatan dengan rutin latihan fisik. Aktivitas yang disarankan seperti misalnya latihan keseimbangan.

Terkait hal tersebut, sekelompok tim peneliti dari Tel Aviv University baru-baru ini melakukan eksperimen menambahkan teknologi virtual reality pada pola latihan untuk para lansia. Di atas treadmill sebanyak 150 lansia diminta berjalan sambil menghindari rintangan virtual yang telah dirancang untuk memberikan stimulasi lebih.

Setelah enam bulan kemudian para lansia yang mendapat latihan rintangan virtual dibandingkan dengan kelompok lansia lain yang latihan di atas treadmill biasa. Hasilnya dilaporkan dalam jurnal The Lancet kelompok yang mendapat latihan virtual skor insiden jatuhnya berkurang drastis dari 11,9 menjadi 6 dalam enam bulan terakhir.

Pemimpin studi Anat Mirelman mengatakan hampir semua lansia yang terlibat memiliki sejarah penyakit parkison, gangguan keseimbangan, atau pernah terjatuh tanpa sebab.

“Ide kami adalah menggunakan lingkungan virtual untuk melatih dengan aman faktor kemampuan motorik dan gaya jalan yang penting untuk risiko jatuh, sambil secara implisit mengajarkan partisipan untuk meningkatkan fungsi kognitifnya yang penting untuk berjalan aman,” kata Mirelman seperti dikutip dari Reuters, Minggu (21/8/2016).

“Studi menunjukkan bahwa latihan seperti ini efektif mengurangi angka jatuh dan risiko jatuh di populasi luas,” pungkasnya.

(fds/vit)

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top