Wow

Celana Para Pemijat Wanita di Malang Digembok

Celana Para Pemijat Wanita di Malang Digembok

 

Celana Para Pemijat Wanita di Malang Digembok

– Panti pijat sering dikonotasikan sebagai tempat negatif seperti mesum dan aktifitas seksual lainnya. Terlebih banyaknya panti pijat terselubung yang menyediakan jasa pijat plus-plus.

Dalam prakteknya panti pijat tersebut tidak menawarkan secara gamblang layanan plus-plus mereka. Seringkali berkedok dengan panti pijat keluarga hingga pada akhirnya orang menyamaratakan bahwa setiap panti pijat selalu memliki jasa plus-plus.

Hal ini membuat beberapa jasa pijat di Kota Malang kebingungan karena khawatir usahanya akan dituduh menyediakan jasa seperti itu juga. Untuk mencegah pria hidung belang melakukan hal mesum, para pemilik pun melakukan pencegahan dengan menggembok celana para pemijat wanita.

Dengan gembok yang mengunci bagian celana maka para hidung belang tidak bisa melakakukan aksi mesumnya. Sementara kunci dipegang oleh pemilik yang berwenang untuk membukanya.

Peraturan ini telah dilakukan oleh seluruh panti pijat di Kota Malang. Jika dilanggar maka izin usahanya akan ditutup dan tidak boleh beroperasi. Dengan adanya gembok ini, maka keluarga atau orang yang akan mencari relaksasi dengan pijat pun bisa nyaman dan tidak disangka sebagai pria mesum.

Namun, tak bisa dipungkiri bahwa ada pemijat yang melakukan pijat plus-plus meskipun sudah digembok. Tawaran uang yang banyak membuat mereka memiliki akal banyak dengan cara izin buang air kecil agar gemboknya bisa dibuka dan memberikan pelayanan seks short time. Atau mereka sudah janjian sebelumnya untuk melakukan transaksi di luar panti pijat saat libur. Tak sedikit pula ketertarikan fisik yang membuat para pemijat pun memberikan layanan plus-plus secara cuma-cuma.

Hal ini bukan rahasia umum lagi di antara pemijat yang memberikan pelayanan meski ada larangan. Namun, tak sedikit pemijat yang merasa senang dengan adanya peraturan ini karena tak semua pemijat melakukan hal ini. Bagaimana dengan Anda?

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top