Entertainment

10 Model papan atas ini bukti kalau cantik tak melulu soal fisik

750xauto-10-model-papan-atas-ini-bukti-kalau-cantik-tak-melulu-soal-fisik-161101a

Model tak lagi harus berkulit mulus dan tinggi semampai.

Brilio.net – Seorang wanita yang berprofesi sebagai model biasanya memiliki fisik yang nyaris sempurna. Tinggi semampai, bentuk tubuh indah dan berlekuk bak jam pasir, kulit mulus serta wajah yang cantik. Biasanya, perempuan yang memiliki kekurangan fisik ini lantas mengubur mimpi untuk bercita-cita menjadi model.

Namun, sebenarnya cita-cita itu tak mustahil terwujud, lho. Buktinya sepuluh model papan atas ini. Mereka sukses dalam dunia modeling dengan mendobrak standar kecantikan konvensional dengan memiliki fisik tak sempurna. Siapa saja mereka? Berikut 10 model yang menginspirasi sekaligus bukti kalau cantik itu nggak melulu soal fisik, seperti dikutip brilio.net dari Brightside, Selasa (1/11):

1. Chantelle Brown-Young.

Model asal Kanada ini telah mengidap penyakit vitiligo sejak berusia 4 tahun. Tumbuh dengan penyakit yang membuat warna kulitnya dipenuhi bercak-bercak putih tidaklah mudah baginya. Namun, ia berhasil mengubah kekurangan yang ada pada dirinya menjadi sebuah keuntungan yakni sukses menjadi model. Model yang juga dikenal dengan Winnie Harlow ini juga didapuk membintangi video klip ‘Guts Over Fear’ milik Eminem featuring Sia. Ia juga diajak oleh Beyonce untuk menjadi bagian dari proyek albumnya yang baru berjudul ‘Lemonade’.

2. Viktoria Modesta.

Perempuan cantik kelahiran Lativia ini tetap tampil percaya diri sebagai penyanyi dan model di video klipnya meski harus kehilangan kakinya karena diamputasi. Selama bertahun-tahun, Modesta telah melakukan operasi sebanyak 15 kali mulai dari dirinya masih bayi hingga berusia 12 tahun. Hingga suatu ketika, saat menginjak usia 16 tahun Modesta menemukan bakat terpendam dalam dirinya yaitu bernyanyi dan fashion. Kedua hal tersebut yang membuat Modesta tetap kuat dalam berkarya serta menjalankan kehidupannya.

3. Erica Irwin.

Model asal California ini dikenal dengan nama samaran Yves Amazon. Wanita berusia 35 tahun tersebut dianggap sebagai salah satu model tertinggi di dunia karena tingginya yang mencapai 2,03 meter. Memiliki fisik yang unik membuat Irwin menginspirasi banyak orang dengan fisik yang tak melulu sempurna untuk menjadi model internasional.

4. Masha Tyelna.

Gadis pirang dengan tinggi 180 cm asal kota Kharkiv, Ukraina ini menjadi bahan pembicaraan di dunia modeling sejak kemunculannya di berbagai runway fashion. Pasalnya Masha Tyelna memiliki mata yang berukuran sangat besar, menonjol dan berwarna biru pucat sehingga membuat penampilannya tampak menyeramkan. Namun sekarang, berprofesi sebagai model dengan mata besar itul justru menjadi ciri khas Tyelna. Berkat keunikan matanya, Tyelna sukses menjadi model merek terkenal seperti Dries van Noten, Givenchy, Yves Saint Laurent, Nina Ricci, dan Miu Miu.

5. Carmen Dell’Orefice.

Kebanyakan dari kamu pasti jarang melihat model yang sudah tua. Tak lagi menarik dan tak akan laku jadi alasannya. Namun pendapat itu dipatakahkan oleh sosok Carmen Dell’Orefice. Meski sudah berusia 85 tahun, ia masih berprofesi sebagai model dan masih terlihat cantik. Karier pertamanya dimulai dari majalah Vogue di tahun 1947. Sejak saat itu namanya makin dikenal dan dipercaya untuk berjalan di sejumlah catwalk dan menjadi bintang iklan.

6. Jamie Brewer.

Jamie Brewer dikenal sebagai model dunia pertama yang mengidap Sindrom Down. Brewer pernah berlenggak-lenggok di atas panggung pada New York Fashion Week (NYFW) dengan mengenakan busana rancangan Carrie Hammer. Menjadi model adalah salah satu pembuktian bahwa tak semua model harus punya fisik sempurna. Sebelumnya, Brewer juga pernah muncul di salah episode American Horror Story. Tak hanya itu, ia juga aktif di berbagai komunitas Down Syndrome.

7. Denise Bidot.

Model internasional asal Puerto Rico berusia 30 tahun ini adalah seorang model yang memiliki ukuran badan lebih besar. Namun Bidot bangga menjadi contoh bagi semua wanita yang punya berat badan lebih dari 55 kg. Kariernya dalam dunia modeling juga tak diragukan lagi. Sederet merek pakaian plus-size seperti Forever 21, Target, Levi’s, Macy’s, Old Navi, dan lain-lain menempatkan sosok Bidot sebagai inspirasi untuk busana dengan berbagai ukuran. Bahkan dalam ajang New York Fashion Week 2014 lalu, Bidot berhasil mendapatkan pujian dari seorang inovator di bidang fashion, Anna Wintour dari Majalah Vogue, saat melenggang di catwalk.

8. Casey Legler.

Model asal Prancis ini adalah wanita pertama yang menandatangani kontrak modeling sebagai pria. Dengan kata lain, Casey Legler harus menjalani perannya sebagai model pakaian pria. Tinggi badan Legler yang mencapai 188 cm, potongan rambut pendek, dan dagu yang tegas benar-benar membuatnya terlihat seperti seorang remaja laki-laki.

9. Moffy.

Moffy mendapat julukan sebagai the new Kate Moss. Dia menjadi terkenal karena bermata juling, dan itu adalah mutiaranya untuk sukses ddalam dunia modeling. Moffy memulai kariernya sebagai model sejak ia berpose untuk majalah POP. Kemudian saat fotonya sampai ke tangan Storm, agensi yang berjasa menjadikan Kate Moss model terkenal, mereka langsung terkesan dengan kecantikannya yang berbeda dari supermodel kebanyakan. Moffy pun langsung disodori kontrak dan sejak itu kariernya terus melambung.

10. Diandra Forrest.

Diandra Forrest adalah cewek albino keturunan Afrika-Amerika yang bermata hijau. Wajahnya khas Afrika, seperti bibir penuh, dahi tinggi, tulang pipi kencang, sedangkan kulit dan rambut seperti orang Amerika. Albinisme adalah fenomena yang sangat langka di antara orang-orang berkulit gelap, dan sangat dihargai di industri fashion.

Sejak 2009, Forrest telah bekerja sama dengan agen model Prancis dan Amerika. Dia telah mencuri perhatian merek kosmetik seperti MAC, Mirza Mperial, Norma Ishak. Bahkan, Beyonce pernah mengajaknya untuk bergabung dalam pembuatan video klipnya.

 

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top